Semua hal hingga perihal
diciptakan sebagai batas
membelah sesuatu
dari sesuatu yang lain.
Hari ini membatasi besok dan kemarin.
besok batas hari ini dan lusa
jalan-jalan memisahkan
deretan toko, perpustakaan kota,
bilik penjara dan kantor walikota,
juga rumahmu dan seluruh
tempat di mana pernah ada kita.
Stasiun dan polusi udara
memisahkan bandung dan jakarta.
resah di dadamu dan rahasia
menanti di jantung puisi ini
dipisahkan kata-kata.
Begitu pula rindu,
hamparan laut dalam antara pulang
dan seorang petualang yang hilang;
seperti penjahat dan kebaikan
dihalang uang dan undang-undang.
Seorang ayah membelah anak dari ibunya—
dan sebaliknya.
atau senyummu, dinding
di antara aku dan ketidakwarasan.
persis secangkir kopi tanpa gula
menjauhkan mimpi dari tidur.
Apa kabar hari ini?
lihat tanda tanya itu,
jurang antara kebodohan dan keinginanku
memilikimu sekali lagi.

0 Komentar