[Lantas, Mengapa Semua Secepat Itu Berubah?]
Mengapa?
kau tinggalkan aku
jika kau tahu bahwa aku
lebih mencintaimu daripada aku
Mengapa?
kedua matamu menyiratkan kegetiran
kemarin melalui pohon anggur
kau peroleh dekapan
kucerai-beraikan beribu bintang
lalu kutaburkan pada jalanku
kau pun telah memberi tahu
bahwa cinta kita
akan abadi selalu
Mengapa?
kau sakiti ketulusan hatiku
Mengapa?
kau dustakan aku
kau katakan akan kembali padaku
bersama tumbuhnya rerumputan
bersama musim menuju kepulangan
bersama ladang dan penanam tanaman
Mengapa?
kau memberi hatiku udara
setelah ia memancarkan cahaya
seluas langit menampung cinta
kau lalu pergi di kala senja
meninggalkan perempuan ini seorang diri
di pojok jalan ibukota
pada tempat duduk yang ia tangisi
Mengapa?
layang-layang kembali ke atap rumah kita
bunga violet tumbuh di taman kita
puisi lirik menari-nari di kangka
semua dunia tertawa
bersama musim panas, kecuali beta
Mengapa?
—Difraksi Kapsaisin
telah berlalu, 19 Februari 2019

0 Komentar